Monday, January 5, 2015

Coretan Singkat

Pendakian gunung burni telong 2624 Mdpl



Ketika kaki sudah mulai untuk melangkah, hati yang membawa kita untuk menuju sebuah keinginan. Hari demi hari persiapan kami akan matang dan akan dekat dengan tujuan, sebuah tujuan yang bertema mengunjung sebuah lokasi yang memubuat kami akan nyaman dengan alamnya, ciptaan tuhan yang begitu luas dan indah akan membuat kita sadar bahwa dunia tidak berarti apabila kurang dengan keimanan, puncak dengan ketinggian 2.624 Mdpl membawa arti kehidupan para anak muda petualang. Disitu kita ketahui alam bukan untuk dikotori dengan pembalut logistik yang kita bawa dari desa, tapi alam untuk dijaga dan banyak manfaatnya bagi manusia. Hari itu sekelompok lintas tebas yang merencanakan untuk mengunjungi hutan lebat dan alam dingin. yang sebulan lebih mematangkan perlengkapan sampai ke hari keberangkatan, dan sering duduk syering dengan membahas sesuai tema keinginan, semua tercapai karena kekompakan tim pendakian.
Dari kami tim pendakian saya sendiri zackir, dan sahabat- sahabat saya ulil, fajar, fahrol, haikal, dan arol, dengan jumlah kami 6 orang dan merencanakan untuk beberapa hari di gunung 30 desember 2014 s/d 2 januari 2015. Oke duduk manis dan simak perjalanan kami ya. Hahaha.

Image: tim pendakian kiri ke kanan Haikal,Ulil,Zackir,Arol,Fajar,Fahrol

Banda aceh 30 desember 2014
Setelah malamnya kami siap packing semua peralatan yang kami butuhkan dalam beberapa hari kedepan, pagi setelah menikmati sarapan pagi di warkop terdekat pada jam 09.30 wib kami berangkat dari banda aceh menuju desa rembene kec bener meriah dengan mengendarai sepeda motor, agak sedikit rumit memunggungi cerrier dalam perjalanan, jumlah kami 6 orang sedangkan cerrier 4 jadi dalam perjalanan dari banda aceh kami juga banyak singgah, diantaranya kami singgah pertama di sigli untuk makan siang, dan lanjut perjalanan menuju bireun nah ditu kami sempat menikmati segelas kopi sanger ala kota bireun, setelah kami ngopi-ngopi jam menuju 17.00 wib kami berangkat lagi menuju bener meriah tepatnya di kaki gunung, kami sampai disana setelah shalat isya agak telat karena salah satu dari kendaraan kami bocor ban, setelah kami sampai di kaki gunung kami menikmati makan malam dan langsung menuju rumah ketua pemuda desa tersebut, sedikit pembicaraan sama ketua pemuda, saya sendiri mewakili ketua tim pendakian dengan tegur sapa dengan warga ( kalian dari mana, berapa orang semua, dan berapa malam disini ) dan banyak lainnya ngak terekam sama saya, hehehe. Setelah itu kami langsung berangkat lagi dengan badan yang sudah butuh istirahat, bergerak langkah kaki dan banyak sapaan peliharaan warga setempat kondisi wajah yang penuh senyum akan suara itu, malam yang gelap ditutupi cuaca mendung kami menanjak kaki di hutan desa rembene, camp pertama kami di kaki gunung dan akan melanjutkan pendakian esok paginya.

Image: Shalat dhuhur di lueng putu, pidie jaya

Image: Ngopi bareng dikota bireun

Image: kegiatan digunung ya seperti ini, paling tidak ada hiburan.

Rembene 31 desember 2014
Selamat pagi semua lanjut lagi cerita kami, jam 07.00 wib suasana pagi itu yang membuat kami malas bangkit dari sleping bag, kabut gunung menutupi kebun kopi warga kami menyiapkan sarapan pagi dan mempacking kembali peralatan hiking kami, setelah berlama-lama kami dipagi itu dengan enaknya menikmati kopi panas dan tidak terasa kapan habisnya, jam menuju 11.00 kami melangkah untuk menjutkan pendakian melewati ilalang dan melewati hutan lebat suara burung yang menemani perjalanan kami, melangkah bersama dan ada titiknya istirahat bersama dalam perjalanan, sebuah arti persaudaraan, keluarga, kekompakan dalam perjalanan semua timbul, seteguk air putih yang membantu kelelahan, genggaman tangan membantu kawan, pelukan sesama saat berdo’a bersama, dan sempat juga hujan yang membasahi dalam perjalanan kami, akankan ini semua terlupakan. Setelah kami melewati jalur hutan lebat kami masuk ke shelter 3 ( shelter terakhir ) jam 15.00 wib posisi kami rencanakan untuk berkemah disini, kami tidak bisa melanjutkan perjalan karena hujan kondisi jalur menuju puncak terjal dan kemungkinan licin dibasahi air hujan dan kami akan melanjutkan pendakian menuju puncak esoknya jam 05.00 wib pagi.
Image : sarapan pagi adalah kabut gunung, kami melanjutkan perjalanan

 
Image: cuaca mendukung dengan kabut

Image: Menyajikan sarapan pagi dikaki gunung

Image: nungguin apa mas, nasi sudah matang toh?

Image: melanjutkan pendakian

Image: Melangkah dan terus melangkah

Image: Posisi kami sudah sampai di shelter 3 

Shelter terakhir 1 januari 2015
Selamat pagi semua, salam hangat buat kalian bolang-bolang indonsia lanjut lagi perjalanan kami dan simak baik-baik ya. Hahaha. Jam menuju 05.00 wib kami bangkit dari tenda dan packing peralatan yang perlu dibawa ke puncak, hanya logistik sarapan pagi dan alat masak, kami melewati jalur yang terjal dengan kemiringan 35 derajat kurang lebih, banyak cahaya senter dipagi itu yang sudah melewati kami, kami melangkah tak ada hentinya dengan memunggungi sebuah tas dypack saja, yang isinya hanya air dan logistik banyak sapaan dari pendaki lainnya, dan banyak juga yang merusak dihari itu, jalur yang penuh ditutupi dengan bunga edelweis atau bunga abadi, dulu pendakian saya pertama kali kesini bunga tersebut penuh dijalur menuju puncak, tapi kali ini beda bunga edelwies yang sudah mulai punah dengan olahan pendaki yang tidak tau dosa, bahkan hari itu saya melihat banyak pendaki yang memetik bunga tersebut, ingat ya edelwies bukan oleh-oleh dari gunung, kami melanjutkan perjalanan langkah demi langkah udara segar dipagi itu membuat kami semangat menuju puncak, bibir membiru dan hidung mulai retak suasana dinginnya hembusan kabut gunung, langkah kaki dipuncak burni telong 2.624 Mdpl 1 januari 2015 bersama sahabat Lintas Tebas jam 07.48 wib Zackir, ulil, fajar, haikal, fahrol dan arol ini semua akan terkesan dan jadi bukti disini, selamat pagi indonesia dan selamat pagi dunia, salam lestari.



Image: edelwies bukan oleh-oleh dari gunung

 Image: Puncak burni telong

Image: Lintas TeBas diketinggian 2.624 Mdpl Burni Telong


Image: naik pesawat mahal untuk melihat awan, sekarang kita diatas awan bro


Image: Berkibar diketinggian burni telong

Sekian perjalan kami kali ini apabila ada kekurangan dan kelebihan kata-kata dalam penulisan mohon dimaklumi. Setelah kami berlama-lama di puncak dan akan turun ke posisi tenda kami untuk menyiapkan makan siang, setelah itu kami siap-siap packing dan turun menuju kaki gunung untuk berkemah lagi dikaki gunung, dan malam terakhir dihutan desa rembene kami terbaring lelah semua akan terasa kami tidak kuat untuk melangkah lagi, istirahat sampai pagi dan melanjutkan perjalanan pulang menuju banda aceh.


Image: dang-dang masak bu narsis dulu bro, hahaha
2 januari 2015 go back banda aceh, sampai jumpa dipendakian selanjutnya ya, salam lestari.

Image: sudah terlewati semua, dan siap-siap berangkat menuju kota banda aceh

Image: sampai jumpa di pendakian selanjutnya yaaa...






 

Coretan Singkat

About Coretan Singkat -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :